SEJARAH KOMPUTER
Dijaman yang serba modern ini komputer telah
menjadi alat penunjang kebutuhan hidup manusia. Komputer dari generasi
ke generasi memiliki bentuk fisik dan kemampuan yang berbeda-beda, jika
dibanding generasi pertama generasi saat ini perkembangan komputerjauh
lebih maju dan canggih.
Nama komputer sebenarnya berasal dari bahasa latin computare
yang berarti menghitung. Komputer memang awalnya digunakan manusia
untuk memudahkan dalam penghitungan saja, namun saat ini komputer
memiliki banyak kemampuan mulai dari mengerjakan pekerjaan perkantoran,
jelajah internet, edit file, hiburan dan lain-lain.
Beriktut ini adalah sejarah singkat perkembangan komputer
- 1. Komputer generasi pertama
Pada
tahun 1941, seorang insinyur Jerman Konzard Zuse membangun rangkaian
komputer yang bernama Z3, yang digunakan untuk mendesain pesawat dan
peluru kendali. Pada tahun 1943 Inggris tak mau kalah, ia telah
berhasil menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia miliki jerman,
komputer ini bernama Colossus.
Pada
tahun 1973, seorang insinyur di Havard yang bekerja di IBM, berhasil
memproduksi kalkulator elektronik yang berukuran panjang setengah
lapangan bola kaki dan mempunyai rentang kabel mencapai 500 mil,
komputer ini ditujukan untuk US Navy. Mesin ini beroperasi sangat lambat
( + 3-5 detik setiap hitungannya)
Kesimpulan:
komputer-komputer di generasi pertama memiliki karakter fisik mesin
berukuran besar sehingga sulit untuk dipindah-pindahkan dan hanya
dikususkan untuk tugas-tugas tertentu. Sehingga setiap komputer memiliki
kode pemrogaman yang berbeda-beda. Hal inilah yang membuat komputer
generasi pertama sulit untuk diprogram dan memiliki kecepatan yang
lambat.
- 2. Komputer generasi kedua
Penemuan
transitor pada 1948 telah mempengaruhi perkembangan komputer, akibatnya
ukuran-ukuran dari berbagai mesin elektronik berkurang drastis. Namun
transitor mulai digunakan oleh komputer pada tahun 1956. Dari berbagai
penemuan yang muncul akhirnya IBM berhasil membuat komputer Strech,
Sprey-Rand, LARD
Hal inilah yang memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer.
- 3. Komputer generasi ketiga
Efek
dari penemuan-penemuan komponen baru, telah mempengaruhi bentuk fisik
dan ukuran komputer itu sendiri. Di generasi ketiga ini bentuk komputer
lebih kecil jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, karena
komponen-komponen telah dipadatkan kedalam bentuk sebuah chip. Selain
itu di generasi ini komputer telah menggunakan sistem operasi yang
memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program utama yang
memonitor dan mengkoordinasi memory komputer
- 4. Komputer generasi keempat
Di
generasi keempat, para pengembang memiliki tujuan yang lebih jelas
yakni mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen elektriknya. Akhirnya
usahanya membuahkan hasil, pada tahun 1980-an, Very Large Scale
Integration (VLSI) telah dapat memuat ribuan komponen dalam sebuah chip
tunggal.
Kemudian
pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC).
Perkembangan ini telah memungkinkan komputer untuk digunakan oleh
personal pribadi dan komputer tak lagi didominasi oleh
perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintahan saja. Dan saat
itulah muncul berbagai penggunaan CPU: IBM PC/486, Pentium II, Pentium
III dan Pentium IV (serial dari CPU buatan intel). Juga pula dikenal AMD
k6, Athlon dsb
Faktor yang Menyebabkan Hal tersebut tentu saja karena :
1. Kebutuhan waktu, semua hal yang dapat dikerjakan dengan waktu ayng cepat akan bernilai lebih..daripada yang pengerjaannnya lama..
2. Kebutuhan Fasilitas-fasilitas canggih yang akan memermudah pekerjaan..
3. Persaingan antar Produsen Penghasil hardware denan mengedepankan Inovasi dan Solusi untuk berkomputer dengan dukungan fasilitas-fasilitas baru.
4. Tingginya Permintaan Konsumen akan Komputer dengan Kinerja Tinggi untuk menyelesaikan Aktivitasnya.
5. Perkembangan Industri Game yang Terus menerus menaikkan tingkat display game mereka dalam resolusi yang hampir NYATA...membuat komputer harus berspesifikasi tinggi untuk memainkan game mereka, sehingga mau tidak mau user akan meng-upgrade atau menganti Komputer Mereka dengan Hardware yang Support dengan game tersebut.
6. Perkembangan industri Music yang menghasilkan kualitas Suara 3D ayng menghasilkan suara yang Nyata juga... proses pembuatan Music
1. Kebutuhan waktu, semua hal yang dapat dikerjakan dengan waktu ayng cepat akan bernilai lebih..daripada yang pengerjaannnya lama..
2. Kebutuhan Fasilitas-fasilitas canggih yang akan memermudah pekerjaan..
3. Persaingan antar Produsen Penghasil hardware denan mengedepankan Inovasi dan Solusi untuk berkomputer dengan dukungan fasilitas-fasilitas baru.
4. Tingginya Permintaan Konsumen akan Komputer dengan Kinerja Tinggi untuk menyelesaikan Aktivitasnya.
5. Perkembangan Industri Game yang Terus menerus menaikkan tingkat display game mereka dalam resolusi yang hampir NYATA...membuat komputer harus berspesifikasi tinggi untuk memainkan game mereka, sehingga mau tidak mau user akan meng-upgrade atau menganti Komputer Mereka dengan Hardware yang Support dengan game tersebut.
6. Perkembangan industri Music yang menghasilkan kualitas Suara 3D ayng menghasilkan suara yang Nyata juga... proses pembuatan Music
3 komponen yg mendukung operasional komputer adalah
-Hardware : adalah perangkat keras komputer. seperti monitor, keyboard, motherboard, mouse dkk
-Software : Sistem Opreasi : adalah ssistem yang mengoperasikan komputer, mengelola pemakaian HDD, RAM, Printer dll, Software aplikasi : program yang akan digunakan oleh user untuk kebutuhan sehari2, contoh : microsoft word untuk pengolah kata, autocad untuk merancang desain.
-User : adalah orang yang menggunakan komputer.
Booting adalah proses menghidupkan komputer.-Software : Sistem Opreasi : adalah ssistem yang mengoperasikan komputer, mengelola pemakaian HDD, RAM, Printer dll, Software aplikasi : program yang akan digunakan oleh user untuk kebutuhan sehari2, contoh : microsoft word untuk pengolah kata, autocad untuk merancang desain.
-User : adalah orang yang menggunakan komputer.
Jenis-jenis Booting Berdasarkan prosesnya, dikenal beberapa jenis booting, yaitu:
a. cold boot
Boot yang terjadi saat komputer dari keadaan mati, kebalikan dari warm boot.
b.warm boot
Boot yang terjadi saat komputer dialiri listrik kembali dan listrik dimatikan hanya sejenak. Tujuannya mengulang kembali proses komputer dari awal. Warm boot ini biasanya terjadi disebabkan oleh software crash atau terjadi pengaturan ulang dari sistem.
A. Cold Booting
langkah-langkah melakukan cold booting :
1.pastikan bahwa kabel pada power suply atau listrik sudah terpasang dengan baik.
2.hidupkan monitor dengan menekan tombol power pada monitor,
biasanya ada pada bagian bawah monitor.
3.tekan tombol power pada bagian depan CPU.
4.klik tombol start.
5.klik turn off komputer
B. Warm Booting
langkah-langkah melakukan warm booting:
1. Pastikan komputer masuk pada Sistem Operasi. Lakukan lah restart pada komputer anda dengan memilih menu yang ada pada OS.
2. Ketika komputer belum masuk ke OS, tekan tombol CTRL+ALT+DEL.
3 Pencet tombol restart yang ada pada casing PC.